DIVISI KLINIK DI LUAR EKSPEKTASI

Kejadian tanpa ekspektasi

 

8 juni 2021. Hari pertama dimana aktivitas daring Divisi Klinik terlihat sangat membosankan seperti divisi sebelumnya, tapi ternyata tidak. Dibuka oleh Ketua Divisi Klinik Prof. Dr. Wiwik Misaco Yuniarti, drh., M.Kes (Prof Wiwik) dengan gaya bicara yang menyulut semangat dan menutup realita bahwa saya tidak sepenuhnya paham dengan dunia klinik. Di situlah awal mula ekspektasi saya muncul.

Dengan gaya bicara yang menyulut semangat mahasiswanya untuk belajar, seolah saya terhanyut dalam semangat itu untuk menemukan hal menarik di dunia klinik, dan muncul lah ekspektasi saya yang pertama yaitu ( dunia klinik mudah di pahami ). Ya begitulah, dengan ekspektasi pertama ini, saya bisa dibilang dengan sekuat tenaga mencoba menembus ambang batas kemampuan saya, berbulan – bulan diskusi dengan dosen klinik terkait materi, mencoba membaca, dan memahami semua hal berkaitan dengan dunia klinik, saya hanya menguasai 2 hal yaitu penguasaan materi pemeriksaan fisik dan cara kerja terapi cairan, dua hal tersebut adalah 2 butir pasir di tambang pasir yang diperjuangkan Salim Kancil. Ya, perumpamaan ini membuat saya sadar bahwa memahami klinik adalah diluar ekspektasi saya !!

Di pertengahan Divisi Klinik, dengan setengah sadar bahwa ekspektasi saya yang pertama seperempat terwujud, di situlah saya berpikir akan menyusun ekspektasi yang ke 2 yaitu ”Klinik offline akan melengkapi ekspektasi pertama saya”. Pada saat memikirkan ini, dunia berangsur pulih dari virus yang membunuh jutaan ekspektasi saya. Dan terbukti dengan adanya kelompok yang diperbolehkan menjala ilmu di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP). Seiring berjalanya waktu ternyata virus menjengkelkan ini semakin ganas dan membunuh ekspektasi saya yang kesekian, RSHP tutup sementara tanpa aktifitas fisik, yang pada saat itu kami sangat ingin menjala ilmu juga seperti kelompok lainya, ujian klinik di sana, dan bersosialisasi di sana.

Akibatnya saya dan kawan-kawan yang terbiasa dengan virus pembunuh ekspektasi, merelakan semuanya diakhiri dengan daring baik itu ujian praktikum ataupun teori. Ya, aneh bukan, ujian praktikum online ? Ya, ini sama anehnya dengan PKL online, bukan, semua yang berkaitan dengan lapangan tapi online adalah aneh.

Mari kita bernarasi tentang ujian praktikum (ovariohisterektomi) online. Di sini tidak membicarakan ekspektasi karena saya sangat lelah dengan waktu yang kurang untuk mempersiapkan ujian karena kabar virus yang semakin ganas diluar ekspektasi saya, diawali dengan saya dan teman saya yang memikirkan harus mencari tempat ujian dan bagaimana rencananya, semua dilakukan serba mendadak, dan terbesit, ada teman lama yang punya klinik, dengan pikiran pendek kita rencanakan semuanya di klinik teman lama saya, semua berjalan lancar sebelum ujian dengan pikiran yang sangat optimis dan bisa melakukan ujian dengan sekali percobaan, ternyata gagal karena satu dan lain hal. Dan pada saat itu juga kami melupakan biaya ujian di klinik teman lama saya, kami tanya tentang harga dan dia menjawab sesuai standard dari gosip - gosip biasanya. Malam itu juga kami harus putar otak untuk ujian ke-2 kami dan lagi-lagi kami berharap dengan harga ujian yang sama. Hari esoknya ujian berjalan lancar dan yah ketakutan tanpa antisipasi muncul, soal harga teman lama saya tidak bersahabat, saya dan dua teman saya mengikhlaskan harga yang tidak bersahabat tersebut.

 
   


Dari semua hal yang saya pelajari selama di Divisi Klinik saya mendapat hal baru “ber ekspektasilah agar kamu mempunyai rencana, baik itu rencana untuk mencapai ekspektasi dan rencana untuk diluar ekspektasimu”

Hits 23

Terpopuler






Berita Terbaru